Pembelian Di Google Play Store dan Google Payments Dengan Kartu Debit/ATM Rekening Tabungan Lokal

Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM (Foto Pribadi)
Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM (Foto Pribadi)
Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM

en_badge_web_generichttps://payments.google.com/

Google_AdWordsnexus2cee_developer-console-new-logo-728x322cb74e08b3a0b-logo_lockup_cloud_platform_icon_horizontal_new

google-drive-logo

 

Logo Prinsipal VISA dan MasterCard
Logo Prinsipal VISA dan MasterCard

Jika anda sering membeli aplikasi, games, e-book dsb atau membayar Google AdWords, Play Developer, Cloud, Drive dsb seperti juga di Google Play Store dan Google Payments, kini selain menggunakan metode pembayaran seperti Kartu Kredit (Umum), Potong Pulsa/Carrier Billing (Google Play), Transfer Bank (Google AdWords), dan Kode Voucher/Kartu Hadiah/Gift Card (Google Play) maka anda sudah dapat juga menggunakan beberapa macam (tidak semua bank) Kartu Debit keluaran Bank lokal berlogo Visa/Mastercard dibawah ini (termasuk prepaid SCC) yaitu (mudah-mudahan bisa terus bertambah kedepannya)*:

1. Kartu Debit Visa Bank Permata
2. Kartu Debit Visa Bank Permata Syariah
3. Kartu Debit Visa BTN
4. Kartu Debit Visa BTN Syariah
5. Kartu Debit Visa Jenius BTPN
6. Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS
7. Kartu Debit Visa Bank ANZ (obsolete-diganti Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS)
8. Kartu Debit Mastercard Bank CIMB Niaga (VCN CIMB Clicks)
9. Kartu Debit Mastercard Bank CIMB Niaga Syariah (VCN CIMB Clicks)
10. Kartu Debit Mastercard BNI (VCN BNI)
11. Kartu Debit Mastercard BNI Syariah (VCN BNI)
12. Kartu Kredit Secure (Prepaid SCC) Visa Bank Sinarmas
13. Kartu Debit Mastercard Citibank

*Catatan: Beberapa kartu debit bank lainnya yang juga bisa online seperti Kartu Debit Visa Bank Mandiri (Mandiri Debit Online) saat ini hanya mendukung transaksi online dengan fitur 3dsecure/VBV, jadi tidak bisa dipakai untuk transaksi Google karena pembayaran Google tidak menggunakan fitur 3dsecure. Berbeda dengan kartu kreditnya kebanyakan kartu debit bank lokal di Indonesia lainnya saat tulisan ini dibuat masih belum bisa digunakan full untuk transaksi online.
Update Januari 2018 untuk Kartu Debit Visa Bank ANZ: Sehubungan dengan akuisisi Bank ANZ oleh Bank DBS tahun 2017 lalu maka pada tahun 2018 ini sudah mulai akan dilakukan migrasi secara mayor dari nasabah produk tabungan/deposito/kredit/CC Bank ANZ ke Bank DBS/Digibank DBS. Bagi nasabah tabungan pemilik kartu debit Bank ANZ lama dianjurkan untuk segera mengganti kartu debit lamanya dengan kartu debit Bank DBS ataupun produk Digibank DBS untuk kelancaran fungsi dan keamanannya termasuk transaksi online dsb, atau hubungi CS Bank DBS 1500327 (24 Jam).
Update untuk Kartu Debit Mastercard Citibank (chip): Ada informasi terbaru juga (sejak sekitar September/pertengahan akhir 2017) bahwa Kartu Debit Mastercard Citibank terbaru (chip) selain sudah dapat dipakai transaksi online 3dsecure/MSC kini juga sudah bisa non 3dsecure seperti PayPal dsb (CNP/MOTO/Internet). Untuk nasabah pemegang ATM/Kartu Debit Visa Citibank yang lama (non chip) dapat menukarkan kartu debit lamanya di kantor cabang/branch Citibank terdekat dengan Kartu Debit Mastercard Citibank terbaru (chip) yang mempunyai BIN dan fitur baru yang dapat juga dipakai untuk bertransaksi online/e-commerce. Untuk keterangan FAQ selanjutnya dapat dilihat DISINI atau menghubungi Citiphone Banking 69999 (24 jam).
Update Maret 2018 untuk Kartu Debit Mastercard BNI: Ada info terbaru bahwa sekitar akhir Maret 2018 ini Kartu Debit Mastercard BNI (fisik) mungkin juga sudah akan dapat melakukan transaksi e-commerce/online langsung dengan nomor kartu debit fisiknya seperti kartu kredit dan kartu debit online Visa/Mastercard bank lainnya. Jadi mungkin tidak/tidak perlu lagi buat request VCN/kartu virtual yang fiturnya terpisah/tidak langsung untuk transaksi online dst. Namun untuk kepastian implementasinya juga detail fitur dsb saat ini masih menunggu hasil konfirmasi/update selanjutnya dari pihak BNI. Sebagai tambahan info pengimplementasian/migrasi pergantian kartu debit ke chip (EMV/NSICCS) serta juga jenis kartu domestik tambahan berlogo GPN/NPG yang baru juga masih dalam proses/transisi untuk kebanyakan kartu debit BNI saat ini dan mungkin juga sebagian bank lainnya. Sumber: https://news.detik.com/advertorial-news-block/3897776/akhir-maret-kartu-debit-bni-bisa-dipakai-belanja-di-e-commerce, juga BNI press release: http://www.bni.co.id/id-id/beranda/berita/siaranpers/articleid/3805 atau hubungi BNI Call 1500046 (24 jam).

Cukup login ke Akun Google Play/Payments Center/Adwords/Billing lalu pilih metode pembayaran dengan kartu kredit/debit dan masukkan/simpan Nama, 16 Digit Nomor Kartu Debit, Expiry Date, Kode CVV/CVC 3 angka dibelakang kartu dan Alamat Penagihan sesuai nama dan alamat terdaftar direkening anda. Selebihnya pembayaran akan bekerja seperti dengan kartu kredit biasa. Semoga bisa membantu. 🙂

Catatan:
– Karena ini adalah Kartu Debit bukan Kartu Kredit, pastikan saldo tabungan anda yang terhubung dengan kartu debit cukup. Juga perlu diingat setiap penambahan kartu baru pada saat pertama kali maka pihak Google akan menerapkan “Card Authorization Hold” (pra-otorisasi/otorisasi sementara) sebesar sekitar Rp 10.000,00 (akun Indonesia) untuk mengecek apakah kartu valid/bisa dipakai transaksi, dimana biasanya akan di void/refund (reversal) saat itu juga atau kemudian. Limit transaksi kartu kredit/debit mungkin berlaku.
– Pendebitan transaksi pada kartu kredit/debit dilakukan dalam Indonesian Rupiah (IDR/RP) di Region Indonesia (currency sesuai negara dan alamat penagihan kartu kredit/debit).
– Khusus untuk pemakaian kartu virtual seperti VCN BNI dan VCN CIMB Niaga (baik bank yang konvensional maupun syariah) yang bersifat temporer ataupun terbatas, sebaiknya tidak disimpan terus diakun jika sudah tidak valid/expired namun hanya dipakai pada saat checkout pembelian selagi masih valid (untuk fitur kartu virtual yang debit/umurnya terbatas juga akan sering gagal/ditolak jika sudah tidak valid/expired). Jika ada refund/pengembalian dana kedepannya juga akan agak sedikit lebih sulit jika kartu virtual sudah tidak valid.
– Untuk pembelian khususnya yang bersifat pre-order ataupun subscription/langganan/recurring yang didebit otomatis kemudian (fitur auto debit/autodebet) juga sebaiknya hanya menggunakan kartu kredit atau kartu debit fisik lain saja (termasuk prepaid SCC) yang bukan virtual (more recommended) atau bukan temporer seperti Debit Permata, Permata Syariah, BTN, BTN Syariah, Jenius BTPN, Digibank DBS, Citibank, dan ANZ serta SCC Sinarmas karena permanen/lama sesuai expiry date yang berlaku.
– Meskipun Google telah menyatakan secara spesifik metode pembayaran dengan kartu virtual/VCC/VCN tidak dapat digunakan/diterima: https://support.google.com/payments/answer/6220309?hl=id secara teknis mungkin tetap bisa, namun terlalu sering menggunakan kartu yang berbeda-beda untuk pembayaran seperti kartu virtual temporer mungkin dapat menyebabkan “red flag” pada akun anda oleh sistem anti fraud Google (suspended) dan juga melanggar kebijakan Google dsb, sehingga tetap lebih dianjurkan juga menggunakan kartu kredit atau kartu debit fisik lain saja (termasuk prepaid SCC) yang bukan virtual (more recommended) atau bukan temporer seperti Debit Permata, Permata Syariah, BTN, BTN Syariah, Jenius BTPN, Digibank DBS, Citibank, dan ANZ serta SCC Sinarmas karena permanen/lama sesuai expiry date yang berlaku.

Contoh/Bukti Screenshot Beberapa Transaksi Online Merchant Non 3dSecure Termasuk Google Play Store Region/Payments Indonesia Di E-Statement Yang Berhasil/Sukses Dengan Kartu Debit Fisik Visa/Mastercard Bank Lokal Yang Sudah Support. Disini Mengambil Contoh Pemakaian Kartu Debit Visa Dari Digibank Bank DBS Dengan i.e PayPal (USD), Google Play Store Region Indonesia (IDR/RP), serta Itunes Store Region Indonesia (IDR/RP):

STATEMENT DBS

Note:
– Untuk transaksi internasional/dalam mata uang asing/non IDR currency termasuk online akan berlaku kurs Visa International waktu itu ataupun sesuai konversi/fee transaksi tertentu dari Bank penerbit kartu masing-masing dan termasuk interchange fees. Juga dalam statement/mutasi rekening tabungan bank lokal/kartu debit (IDR)
– Kebanyakan info konversi transaksi mata uang asing/USD tidak ditampilkan by default tidak seperti dalam statement kartu kredit yang biasanya lebih detail (ataupun tergantung fitur/kebijakan pihak Bank masing-masing).
– Beberapa/semua transaksi online (purchase) dengan beberapa kartu debit/ATM yang menggunakan jaringan pemrosesan Visa (processed as credit) memang biasa/kadang dapat saja terposting/terbaca dengan deskripsi/info yang dianggap transaksi POS/ATM biasa (switch/process as Visa credit-Visa debit/ATM/interbank network+PIN). Mungkin dapat berbeda tiap pemrosesan sistem bank/kartu, atau kembali/tergantung bagaimana pemrosesan teknis processor/sistem pihak bank/network masing-masing (baik in house maupun dengan third party) dsb khususnya untuk deskripsi akhir ke statement nasabah. Beberapa bank mungkin saja detail info/deskripsi pertransaksinya berbeda terpotong/tidak lengkap dsb seperti contohnya kartu debit Visa BTN/BTN Syariah dsb.
– Reversal/koreksi (void) pada saat “test” transaksi praotorisasi/otorisasi sementara kartu (cek kartu valid/keamanan) kini biasanya akan instant terjadi pada saat itu juga termasuk untuk kartu debit Visa Digibank Bank DBS ini dan mungkin juga beberapa bank lainnya (tiap bank/merchant/jenis kartu/network/transaksi mungkin bisa berbeda hasilnya dsb dst).

 

Gmail - Tanda Terima Pesanan Google Play Anda dari 2018 Jan 10jpg_Page1

 

SUMBER: http://amirz123.blogspot.co.id/2016/12/daftar-kartu-debit-indonesia-untuk.html

Pembelian Di Apple App Store dan Itunes Store Region Indonesia Dengan Kartu Debit/ATM Rekening Tabungan Lokal:
https://amirz123.wordpress.com/2017/01/14/pembelian-di-apple-app-store-dan-itunes-store-region-indonesia-dengan-kartu-debitatm-rekening-tabungan-lokal/

 

DISCLAIMER: Berhubung kebijakan masing-masing pihak institusi/bank penerbit kartu (issuer) yang dapat berbeda atau dapat berubah kapanpun juga maka mohon maklum jika mungkin tulisan diartikel ini tidak selalu akan berlaku, dan mungkin artikel ini juga Insyaallah akan selalu diupdate jika ada perubahan atau perkembangan kedepannya.